Menggambar itu Haram! : Pengalaman Hijrah Pendiri Samarinda Design Hub

Menggambar merupakan sesuatu yang dikerjakan sejak kecil oleh Ramadhan S. Pernyata, seorang dosen Politeknik Negeri Samarinda untuk program didikan Desain Produk. Hal itu membawanya sampai ke titik dimana ia akhirnya mengumpulkan talenta-talenta yang berbakat dalam hal desain dan ilustrasi di Samarinda dalam sebuah wadah yang ia namakan Samarinda Design Hub. 

Meskipun begitu, rupanya ia sempat mengalami titik terendah dalam hidupnya dimana ia tidak sanggup menggambar selama berbulan-bulan. 

Momen itu ia rasakan saat ia sedang mendalami ilmu agama di masa mudanya, dalam sebuah pengajian, ia menanyakan seorang pemuka agama yang sedang mengisi ceramah di pengajian tersebut mengenai hukum menggambar. Tak disangka, dengan keras kemudian pemuka agama tersebut menyatakan kepadanya bahwa hukum menggambar itu haram.

“Bukan hanya haram,” ujarnya saat ditemui di studio Jinantra tempatnya bekerja. “Pemuka agama tersebut bahkan menyatakan, bahwa uang yang saya berikan kepada orangtua saya dari penghasilan menggambar itu pun haram, apa yang orangtua saya konsumsi dari uang tersebut juga haram.”

Hal itulah yang kemudian membuat sosok yang akrab disapa sebagai Bang Madhan tersebut depresi berat hingga tidak mampu menggambar selama berbulan-bulan, dibayang-bayangi oleh perasaan bersalah karena apa yang ia kerjakan dianggap haram.

Sampai kemudian salah satu temannya mengajaknya untuk datang ke pengajian lain yang diisi oleh Buya Yahya.

Di pengajian tersebut, ia mengulangi pertanyaannya mengenai hukum menggambar. Kali ini, Buya Yahya justru bertanya balik kepadanya; apa yang ia gambar?

Ia kemudian memperlihatkan bagaimana ia menggambar mengenai lingkungan dan kearifan lokal di sekitarnya.

“Justru haram jika kamu tidak menggambar!”, seru Buya Yahya saat itu, membuatnya terpana. 

Sebelumnya ia mendapatkan larangan bahwa menggambar itu haram, kali ini justru seorang pemuka agama menyatakan kepadanya bahwa haram jika ia tidak menggambar—haram jika ia tidak memanfaatkan keterampilannya itu untuk maslahat orang banyak.

“Sejak itulah,” ujar Bang Madhan. “Saya selalu berusaha agar apa yang saya kerjakan lewat menggambar ini untuk memiliki arti.”

Dalam waktu dekat, Ramadhan S Pernyata bersama Samarinda Design Hub akan mengadakan sebuah pameran yang bertajuk Samarinda Dalam Grafis.

Samarinda Dalam Grafis sendiri adalah pameran yang mengumpulkan desainer dan ilustrator berbakat di Samarinda untuk merepresentasikan Samarinda lewat karya mereka. Mulai dari aspek aneka kuliner hingga romansa tepi Sungai Mahakam. 

“Semua tentang Samarinda, semua harus Samarinda, semua adalah Samarinda,” tegasnya.

Pameran Samarinda Dalam Grafis sendiri akan berlangsung pada 12-21 Agustus 2022, dimana pameran akan dibuka mulai jam 3 sore hingga pukul 9 malam. Pameran akan berlangsung di Jl. Wahid Hasyim II, Komplek TVRI Graha Asri No. 4A, Sempaja Selatan.

Wawancara lebih mendalam bersama Ramadhan S Pernyata dan Samarinda Design Hub dapat kamu baca di Zine Muarakami Vol. 1 yang akan dijual di pameran Samarinda Dalam Grafis.

Posts created 32

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top