Yudhis kecil berteriak kegirangan. Sungai di dekat rumahnya sedang surut. Beberapa ekor ikan terperangkap di kubangan-kubangan kecil. Ia bersama teman-temannya bergegas mengambil ikan-ikan tersebut untuk kemudian dimasak bersama. “Manen ikan, kami menyebutnya saat itu,” kenangnya. Kenyataan hari ini berbanding terbalik dengan memori masa kecil Yudhis. Ia yang kini merupakan pegiat lingkungan memaparkan bagaimana plastik telah […]
Sambal Ulek Hampalam
Sambal Ulek Hampalam. Menu ini mempunyai keunikan dan kenangan tersendiri bagi Yudhis. Pasalnya, buah hampalam yang dipakai untuk pembuatan sambal ini tidak didapat dari proses menanam atau berkebun. Melainkan melalui proses meramban. Apa itu meramban? “Meramban itu mengambil tumbuhan yang sudah tumbuh secara alami,” sebutnya. Dahulu, Mamak biasa membawa pulang buah hampalam yang telah diambilnya […]
Kerupuk Mihun
Tidurlah, malam terlalu malam Tidurlah, pagi terlalu pagi Pukul tiga pagi. Tidak ada alunan lagu Payung Teduh di sebuah rumah yang berlokasi di Loa Deras, Kutai Barat tersebut. Suara jangkrik menemani Yudhis dan Mamak yang tetap terjaga seolah malam tak akan berakhir. Beberapa puluh tahun yang lalu, kala itu mereka sedang memasak mihun yang akan […]
Ikan Asin Biawan Masak Asam
Percikan air menyeruak ketika Maulana Yudhistira memasukkan ikan ke dalam panci. Yudhis, sapaan akrab lelaki itu, sedang memasak Ikan Asin Biawan Masak Asam. “Ikan Asin Biawan Masak Asam itu permintaan mamak menjelang ia wafat,” Mamak adalah bagaimana Yudhis biasa memanggil ibunya. Lebih tepatnya, bagaimana rata-rata orang Kutai memanggil ibu mereka. Akhir 2021, tepatnya pada bulan […]
Nyalain Flashnya Wal: Kemeriahan Borneoland Fest 2023
Susuri Mahakam di kala malam Habiskan waktu di tepian Sedikit cerita tentang kotaku Alunan merdu Athalia Aubry menjadi salah satu pembuka kemeriahan Borneoland Fest 2023. Sebelum Aubry, band pop-jazz lokal Stereo telah memulai acara dengan menyanyikan single-single terbaru mereka. Setelah penampilan Aubry usai, moderator acara Setiawan Yogi dan Iqsan naik ke panggung acara. Salah dua […]
Stereo Adakan Konferensi Pers Terkait Single Kedua Jelang Borneoland Fest
Sabtu (3/6/23), salah satu band lokal asal Samarinda bernama Stereo mengadakan konferensi pers terkait single kedua mereka yang berjudul Pelukku Bukan Untukmu di Samarinda Convention Hall. Kegiatan ini dilaksanakan jelang digelarnya Borneoland Fest. Stereo sendiri merupakan salah satu kontestan yang ikut mengisi event tersebut. Didampingi Head of Manager Stereo Mutiara Damara, masing-masing personil menceritakan proses […]
Pelukku Bukan Untukmu: Orang Ketiga dalam Single Terbaru Stereo
kau beri bahagiamu padakubukan berarti pelukku untukmu Keberadaan orang ketiga dalam sebuah hubungan mempunyai cerita panjang dalam peradaban manusia. Pangeran Charles yang meninggalkan Putri Diana demi Camilla. John Lennon yang berpaling dari Cynthia Powell untuk Yoko Ono. Nama-nama besar tak lepas dari fenomena ini. Akhir-akhir ini, deretan artis dan pesohor pun disorot atas kasus-kasus perselingkuhan […]
Buku Antologi Sesat: Lokalitas Tak Mesti Eksotik
Petikan gitar Ramadhan S Pernyata—saya biasa memanggilnya Bang Madhan, menghiasi malam itu. Kami (Saya, Loganue, Tria, Wahyu, Fasih) baru saja menghabiskan hidangan sate dan ikan bakar. Rumah Bang Madhan yang terletak di Mugirejo menjadi tempat perjamuan. Suasana yang tepat sekali untuk membicarakan Tuhan dan komunisme. Namun, saat itu kami justru ghibah. Tentu saja tidak hanya […]
Kamis
Panji bendera hijau mengantarkan Panji ke peristirahatan terakhirnya ia berpulang menuju surga dimana tiap hari adalah hari Kamis, dan dengan payung hitam di tangan kirinya ia menumpahkan kata-kata yang tidak pernah habis Samarinda, 7 Juni 2022 Tulisan di atas merupakan rangkaian tulisan obituari untuk Panji Aswan, kumpulan karya kolaboratif antara Mantra Etam dan Muara Kami.
Pada Suatu Hari – Rabindranath Tagore
“Pada suatu hari, hiduplah seorang raja.” Ketika kita kecil, kita tidak perlu tahu siapa raja di cerita itu. Tidak penting bagi kita apakah dia Shiladitya atau Shaliban, apakah ia hidup di Kashi atau Kanauj. Hal yang membuat jantung seorang anak berumur tujuh tahun berdebar-debar hanyalah: “Pada suatu hari, hiduplah seorang raja.” Tapi pembaca di dunia […]