Gabus dan Baung

Yudhis kecil berteriak kegirangan. Sungai di dekat rumahnya sedang surut. Beberapa ekor ikan terperangkap di kubangan-kubangan kecil. Ia bersama teman-temannya bergegas mengambil ikan-ikan tersebut untuk kemudian dimasak bersama.

“Manen ikan, kami menyebutnya saat itu,” kenangnya.

Kenyataan hari ini berbanding terbalik dengan memori masa kecil Yudhis. Ia yang kini merupakan pegiat lingkungan memaparkan bagaimana plastik telah mencemari ikan-ikan yang hidup di area sungai.

“Mulai dari ikan gabus hingga ikan baung,” ucap bekas pengurus Koalisi Pemuda Hijau tersebut. Ia menyebutkan, seorang mahasiswa Universitas Mularman pernah meneliti dua jenis ikan yang hanya ditemui pada perairan sungai itu di pasar-pasar yang ada di Samarinda. Hasilnya, terdapat kandungan mikroplastik dalam tubuh ikan-ikan tersebut.

Penelitian yang dimaksud Yudhis adalah Analisis Kandungan Mikroplastik pada Ikan Gabus (Channa striata B.) dan Ikan Baung (Mystus nemurus CV) di Samarinda yang dilakukan oleh Renny Septiana, mahasiswa Prodi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unmul pada 2019. Penelitian itu mengumpulkan sampel ikan gabus dan ikan baung dari lima pasar yang ada di Samarinda, salah satunya pasar ijabah. Sampel ikan yang dikumpulkan kemudian diteliti di Laboratorium Kualitas Air Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Mulawarman. Terdapat berbagai jenis mikroplastik mulai dari fiber, fragmen, dan monofilament dalam sampel ikan-ikan tersebut.

Yudhis menyayangkan bagaimana fenomena ini terjadi. Padahal, sungai merupakan bagian dari peradaban Kalimantan Timur. Hal itu bahkan terlihat dari bahasa sehari-hari yang dipakai di Benua Etam ini.

“Misalnya kalau di Jawa memakai utara Selatan untuk petunjuk arah. Sementara kita memakai hulu hilir,” sebutnya. Ia juga mencontohkan nama-nama tempat di Samarinda yang memakai ‘bahasa sungai’. Beberapa contohnyaadalah kelurahan Teluk Lerong di Samarinda Ulu.

Dalam kehidupan sehari-harinya, Yudhis kerap membawa tumblr bersamanya. Langkah kecilnya untuk mengurangi penggunaan plastik sehari-hari. Agar ikan gabus, ikan baung, serta ikan-ikan sungai lainnya tidak hanya akan menjadi mitos untuk diceritakan nanti.

Posts created 32

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top